Foto Bersama Blimbing Sari (BWI)

Kenangan Yang tidak akan pernah dilupakan bersama teman-temanku, Ingatlah selalu kenangan ini kawan.

000webhost.com

Free Webhosting 000webhost.com, merupakan layanan hosting gratis (Free).

Foto Bersama Blimbing Sari (BWI)

Kenangan Yang tidak akan pernah dilupakan bersama teman-temanku, Ingatlah selalu kenangan ini kawan.

AUTO LOAN NEW CAR

Is it time to get a new car? Do you want to purchase a new car to replace your current worn down vehicle? If yes is your answer- then you might want to think about your purchase and getting a loan for your new investment

CAR INSURANCE

America has become a culture of cars-SUV's- minivans and sports coupes. With all this traveling in and out- back and forth around the maze that is the United States infrastructure

NEW CAR LEASING TIPS

If you do have an accident with the outside or the inside of the car - you may have to pay for the cost. You will also only be allowed to put on so many miles in your lease period. This is hard for many people that do drive a lot

Tampilkan postingan dengan label Teknisi HP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknisi HP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 September 2012

Seluk Beluk Ponsel Short Bagian Kedua


Ok setelah kita bahas sedikit tentang short sebelum on/off ditekan...kali ini saya akan mencoba memberikan sedikit teori dan analisa seputar short setelah tombol on/off di tekan.

Untuk mengetahui suatu ponsel short setelah menekan tombol on/off (power) adalah dengan menggunakan power supply...

Caranya:
1. Siapkan 1 buah power supply digital atau analog yang ada skala volmeter dan ampermeternya. Contohnya seperti di bawah ini:


2. atur tegangan sebesar 3,7-4 volt pada power supply
3. hubungkan catut buaya dari power supply (PS) warna hitam pada konektor batrai negatif ponsel dan catut buaya warna merah dari PS ke konektor batrai positif ponsel.
4. nyalakan power supplynya kemudian tekan tombol on/off ponsel. Perhatikan jarum ampermeter pada power suply (PS)...Jika jarum ampermeter langsung naik kemudian diam (tidak bergerak-gerak) maka ini menandakan bahwa ponsel dalam keadaan short. Karena ponsel yang normal kenaikan arusnya secara perlahan-lahan atau bertahap..

Selanjutnya bagaimana menangani kasus short seperti ini....?
Perlu anda ketahui, bahwa tegangan pada ponsel banyak jenisnya dan memiliki tahapan...Tidak semua tegangan yang ada pada ponsel langsung ada pada saat yang bersamaan...contoh misalnya vbat, vcore, vio, vr1, vr2, vref dst...

Kalau vbat itu ada kalaupun ponsel dalam keadaan tidak dihidupkan, sedangkan vcore dan vio ada ketika ponsel sudah kita tekan tombol on/offnya...sedangkan vr1 ada ketika ponsel sudah mulai searching signal....:)

Nah untuk lebih jelasnya masalah ini nanti kita bahas pada postingan yang lain...
Jadi...penyebab short setelah tombol on/off ditekan bukanlah vbat melainkan tegangan-tegangan kerja dan tegangan perintah seperti vcore, vio, vr1 dst, karena tegangan-tegangan ini keluar dari UEM/Retu. Dan yang sering terjadi short adalah pada tegangan vio dan vcore tapi tidak menutup kemungkinan bagi tegangan yang lainnya untuk itu perlu dilakukan pengukuran...

Sekarang bagaimana kita menganalisa atau mengetahui bahwa yang short adalah vio atau vcore atau vr3 dll....?

caranya:

1. siapkan satu buah power supply (PS) dan satu buah multitester
2. hubungkan negatif PS warna hitam pada ground ponsel
3. hubungkan positif PS warn` merah ke tespoint positip multitester warna merah
4. kabel tespoin multitester yang warna hitam akan digunakan untuk melacak jalur yang short.
5. atur tegangan PS sebesar 2 - 4 volt
6. buka skema ponsel... di sini saya ambil contoh misalnya pada nokia n70. Perhatikan semua tegangan yang keluar dari Retu untuk BB5 atau UEM untuk DCT4. seperti ini contohnya:




Dari gambar terlihat ada vio, vr1, vdram dll...
Semua tegangan yang keluar dari retu berpotensi sebagai penyebab short...Nah, langkah yang perlu anda lakukan yaitu....
5. setelah menghubungkan PS dengan Multitester seperti di atas, anda coba untuk menyentuhkan tespoint Multitester warna hitam tersebut pada bagian positif dari kapasitor-kapasitor yang dilewati oleh tegangan kerja dan tegangan perintah di atas.

6. Perhatikan....! jika anda menemukan tiba-tiba saja arus naik di saat anda menghubungkan tespoin multitester dengan bagian positif kapasitor, maka dapat dipastikan bahwa jalur tegangannya yang melewati kapasitor tersebut mengalami short...

Apakah si kapasitor itu yang menjadi penyebab short....? jawabannya belum tentu. Karena misalnya saja jalur vio yang short, perlu diketahui bahwa jalur vio sangatlah banyak. Hampir semua ic memerlukan vio. lantas apakah kita harus mengukur semua komponen yang dilewati oleh vio...?silahkan saja kalau anda betul-betul ulet dan tekun dalam bekerja.

Tapi ingat ...bahwa waktu anda akan banyak terhabiskan disebabkan karena satu ponsel saja, sementara ponsel-ponsel lain banyak menunggu...:)

Sedikit cara agar lebih efektif kita menggunakan waktu adalah seperti ini:
1. masih dengan susunan di atas, jika telah diyakini bahwa jalaur vio yang short maka anda tempelkan tespoin multitester tersebut pada bagian positif dari kapasitor yang dilewati tersebut dan biarkan...
2. raba bagian komponen mana yang mengalami panas...Jika dalam waktu tertentu tidak terjadi panas maka coba naikkan tegangan yang smeula 2 volt menjadi 2,5 atau 3 volt kemudian raba lagi komponen mana yang panas...
3. Jiak anda sudah menemukan komponen yang panas maka coba cabut komponen tersebut...

Mudah-mudahan berhasil ya .....capek nulis panjang-panjang.

Adakah trik yang lebih mantap lagi dan lebih singkat untuk mengefisienkan waktu....? jawabannya ada. Nantikan pada postingan yang lain atau cari sendiri ya......:)
-------------------semoga bermanfaat-------------


Seluk Beluk Ponsel Short Bagian Pertama


Pada awal saya menjadi teknisi, saya betul-betul dibingungkan jika mendapatkan kasus short. (konslet). Mengapa...? karena banyak sekali komponen yang harus kita teliti satu persatu. Tapi alhamdulillah seiiring dengan waktu dan bertambahnya pengetahuan ternyata kasus short tidaklah terlalu sulit untuk ditangani..Berikut ini saya akan memaparkan kepada anda semuanya bagaimana sebetulnya trik untuk mangatasi masalah short pada sebuah ponsel....

Bagaimana ciri-ciri bahwa ponsel kita mengalami short....?

Bagi para pengguna ponsel terkadang mengeluhkan ponselnya misalnya dengan mengatakan....

1. Ponsel saya kok batrainya cepat sekali habis strumnya (batrainya drop)
2. batrai saya kok kembung ya padahal baru kemarin saya ganti yang baru
3. ponsel saya kok cepet sekali panas ya saat melakukan panggilan..
Demikian beberapa keluhan yang disebutkan oleh para pengguna ponsel...Mereka tidak mengetahui bahwa ponsel mereka memiliki ciri-ciri ponsel short (konslet).

Lalu apa penyebab short itu sendiri....?

jawabannya sederhana sekali, ponsel short bisa disebabkan karena beberapa sebab diantaranya:

1. Bisa karena jatuh
2. bisa karena terkena air
3. atau karena adanya komponen yang korosi ataupun sudah rusak.

Secara garis besar jenis-jenis short pada ponsel ada 2, yaitu:

1. Short sebelum menekan tombol on/off dan
2. short setelah menekan tombol on/off

Nah sekarang, bagaimana caranya agar kita mengetahu bahwa ponsel short sebelum dan sesudah menekan tombol on/off...? dan bagaimana cara penanganan short tersebut....?

Untuk ponsel yang short sebelum menekan tombol on/off (power) kita bisa melakukan cek dengan menggunakan MULTITESTER ANALOG...
Gambar 1: Multitester Analog

Perlu anda ketahui bahwa ponsel yang short sebelum menekan tombol on/off jelas ponsel masih dalam keadaan mati...Terjadi short ini karena adanya komponen-komponen yang berhubungan langusng dengan tegangan batrai (Vbat=3,7 volt). Tegangan batrai ini selalu standby atau selalu siap kalaupun ponsel dalam keadaan mati. Jadi jika suatu komponen berhubungan langsung dengan Vbat anda ukur tegangannya komponen tersebut dalam keadaan off maka tegangannya pastilah 3,7 volt. Kalau ada terjadi short pada komponen yang berhubungan dengan vbat maka akan langsung kita bisa ketahui dengan cara berikuti ini:

1. Siapkan 1 buah multitester, kemudian set tombol skala multitester ke arah skala hambatan X1 atau X10.

2. hubungkan kabel tes point yang positif (warna merah) pada multitester dengan konektor batrai yang negatif dan hubungkan kabel tes point yang negatif (warna hitam) dengan konektor batrai yang positif.

Apabila jarum multitester saat kedua bagian dihubungkan dengan cara di atas bergerak ke kanan baik sedikit ataupun banyak maka sudah pasti terjadi short..

Bagaimana langkah perbaikannya....?

untuk kasus ini anda membutuhkan sebuah skema manual dari ponsel itu sendiri. Kalau ponsel nokia sudah lengkap sekali, anda tinggal search sendiri dengan google kemudian download. Siapkan juga program untuk membuka file PDF karena filanya dikemas dalam bentuk PDF. Kalau teman-teman teknisi ya sudah tidak asing lagi dengan skema akan tetapi ada juga yang masih tidak menggunakan skema....entah bagaimana cara mereka melakukan reparasi ponsel sementara petunjuk tidak ada, apalagi yang tidak punya komputer...Mungkin cukup dengan tebak-tebakkan atau sim salabim...:)

ok, anggap anda sudah punya semuanya....

1. Anda buka skema manual dari ponsel tersebut baik dengan adobe reader atau foxit...
2. klik tombol search yang ada pada program adobe reader atau foxit tersebut.
Gambar 2: 
3. ketikkan Vbat pada kolom yang tersedia

4. kemudian klik search maka akan muncul komponen-komponen yang berhungan dengan vbat. contoh:


5. Selanjutnya apabila anda klik satu bagian dari hasil search tersebut maka anda akan diarahkan ke skema. contoh seperti ini:


6. Cari letak komponen c241, apabila sudah ketemu coba cabut dan tes kembali apakah masih short atau tidak. jika masih maka pasang kembali komponen tersebut dan cari komponen yang lain lagi dari hasil search tersebut. Silahkan cek satu persatu jalur komponen-komponen tersebut....Utamakan yang vbat dahulu sebelum vbatt1, vbatt2 dst.


bersambung ke


Senin, 09 Januari 2012

Cara mengetahui Short HP Dengan Power Suplay

sy kira pakek ini lebih simpel gan nggak terlalu beresiko tegangan tetap 3,7 volt gunakan fungsi pontensio current untuk menambah ukuran ampere dari 0,6A-2A

contoh hp shot bila pontensio current di 0,6A angka digital nilai volt di power suplay pasti akan dati 03.7volt menjadi 00.0 tinggal putar pontensio current untuk menambah ampera yg kita butuhkan,kita akan tau tegangan volt digital turun sampai nilai berapa volt untuk meraba componen yg panas

Minggu, 01 Januari 2012

MENGINSTAL BOX UFS3 TORNADO

  1. klik 2kali pada driver/instaler ufs tornado lalu klik next pilih i gree,klik next lagi sampai di selec program fitur tandai semua instaler yang belum di tandai.klik next sampai finis.
  2. pasang ufs tornado box jika muncul fon new hardware wizard pilih advanced klik next trus klik browse cari lokasi driver nya di dis"C" lalu klik program file trus klik sarasof klik ufs klik UFS_USB_Driver.lalu klik ok klik next continue anyway lalu klik finis.box siap di gunakan.

CARA INSAL UFS MICRO_HWK

Box yang satu ini cara instalnya memang beda dari pendahulunya.
Kita akan ulas step by step cara instal HWK Micro dan Tips pembuatan file register offline ke PC lainnya sehingga Box bisa diinsta pada PC lain tanpa koneksi internet.

Cara Instal Box HWK Micro yang belum diregister oleh reseller

  1. Instal HWK_Support_Suite_Setup_v02.07.000 pada PC yang sudah terhubung dengan internet (bisa diwarnet)
  2. Setelah selesai jangan jalankan dulu HWK Update Client-nya Hubungkan Box HWK ke PC jika minta driver pilih manual, dan arahkan(browse) ke direktori C:)rogram FilesSarasSoftUFSUFS_USB_Driver untuk menginstal driver agar box dikenali oleh PC.
  3. Jika box sudah dikenali dengan baik oleh PC baru jalankan HWK Update Client-nya. klik Next an biarkan proses update berjalan sampai terdeteksi Serial Number Box dan ID HWK.
  4. Jika sudah klik Start HWk update. Jika selesai akan muncul pesan HWK upgrade process completed. Kalau ada error, ulangi kembali proses pada point 3. kemungkinan koneksi internet anda kurang lancar.
  5. Instal HWK_Suite_Minor_v02.07.00 tunggu hingga selesai

Sampai disini proses instal sebenarnya sudah selesai langkah selanjutnya tinggal menambahkan firmware ke PC anda. O ya coba tes dulu jalankan salah satu menu software UFS misal DCTxBB5 dan klik connect tunggu sejenak, jika sukses maka akan keluar 6 baris info UFS Box anda sampai tulisan License True
Namun bagaimana jika langkah di atas tadi anda lakukan diwarnet atau numpang di PC teman, karena anda tidak punya koneksi internet??? tentunya kita harus memindahkan file register ke PC kita agar software UFS Micro juga bis berjalan pada PC kita dengan baik oke kita bahas langkah selanjutnya...

Membuat file registry untuk instal UFS Micro Offline

  1. Dari PC yang telah kita instal tadi, buka start-Run , ketikkan regedit-OK
  2. Setelah masuk ke jendela registry pilih HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-SarasSoft-UFS3
  3. Arahkan kursor pada GlobalOption (berubah jadi biru tulisannya) klik kanan pilih Export dan simpan dengan nama GlobalOption.
  4. Arahkan kursor pada HID nya (masih pada menu registry yang sama dengan GlobalOption) baris pertama di atas DCTxBB5, lalu klik kanan pilih Export dan save dengan nama HW_ID.
  5. Simpan dua buah file registry yang anda buat tadi GlobalOption.reg dan HW_ID.reg, file inilah yang diperlukan untuk menginstal UFS Micro Box anda di PC lainnya tanpa koneksi internet.

Langkah instal UFS Micro di PC lainnya tanpa koneksi internet

  1. Instal HWK_Support_Suite_Setup_v02.07.000 pada PC Download Di Sini
  2. Setelah selesai HWK Update Client-nya tidak usah dijalankan
  3. Hubungkan Box HWK ke PC jika minta driver pilih manual, dan arahkan(browse) ke direktori C:)rogram FilesSarasSoftUFSUFS_USB_Driver untuk menginstal driver agar box dikenali oleh PC.
  4. Instal dua buah file registry yang sudah anda buat tadi dengan cara klik 2x pada GlobalOption.reg dan pilih yes. lakukan juga pada HW_ID.reg
  5. Instal HWK_Suite_Minor_v02.07.00 tunggu hingga selesai, centang menu Enable IMEI Options
  6. Jika perlu instal juga HWK_Suite_Minor_v02.07.001 dan HWK_Suite_Minor_v02.07.002
  7. OK selesai sudah silahkan tes jalankan salah satu menu misal DCTxBB5 dan klik connect jika sukses akan keluar enam baris info Box UFS sampai License True 
Download HWK_Support_Suite_Settup Di Sini





Rabu, 28 Desember 2011

Trobel Shoting Handphone


Berikut dibawah ini adalah beberapa buah komponen utama yang terdapat di dalam Hand Phone beserta trouble shooting dan fungsinya:
  1. Antena Switch
    Fungsi : Sebagai pengolah dan penyempurna serta menyatukan tegangan signal RX dan signal TX.
    Trouble Shooting:
    • Tidak ada jaringan
    • Hanya keluar salah satu jaringan saja
    • Signal naik turun
    • Pada saat sinyal tampil hp langsung mati
  2. IC Audio (COBBA)
    Fungsi : Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, kemudian diperkuat dan diteruskan kepada speaker, memperkuat getaran suara yang telah diubah terlebih dahulu oleh mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah dari CPU. Pada IC Audio juga terdapat PCM (Pulse Code Module) dan EEPROM yang berfungsi untuk membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan IMEI ponsel. Disamping itu juga berfungsi untuk menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti imei, phone code, dsb.
    Trouble Shooting:
    • Contact Service
    • Blank hitam pada LCD
    • Signal naik turun
    • Sepiker dan Mic mati
  3. IC CPU
    Fungsi : CPU merupakan serangkaian komponen elektronika yang terintegrasi dan akan berfungsi sesuai dengan tugasnya masing-masing. Komponen ini mempunyai tugas yang sangat signifikan, karena komponen ini merupakan otak dan suatu ponsel. Dengan kata lain CPU adalah pusat dan sistem kerja ponsel.
    Trouble Shooting:
    • Mati total (Matot)
    • Tidak ada jaringan
    • Restart
    • Tiba-tiba hp mati sendiri
    • Contact Service
    • LCD blank
  4. IC Power (CCONT)
    Fungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai dengan kebutuhannya.
    Trouble Shooting:
    • Mati total (Matot)
    • Insert simcard
    • Contact Service
    • Restart
    • Not charging
    • Blank hitam pada LCD
  5. IC UEM
    Fungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai dengan kebutuhannya. Pada IC UEM ini merupakan gabungan dari IC Power, IC UI, IC Charging.
    Trouble Shooting:
    • Mati total (Matot)
    • UPP Bad Respon 02
    • Error data 2 ( Tornado )
    • Contact retailer / contact service
    • Phone restic ( cek IMEI ??????? )
  6. IC Flash
    Fungsi : Komponen ini sebagai media penyimpanan data pada ponsel yang tidak permanen dalam kata lain dapat diubah atau ditambah dengan data-data yang berada pada komputer. Alat ini sama fungsinya dengan hard-disk pada komputer.
    Trouble Shooting:
    • Restart
    • Tiba-tiba hp mati sendiri
    • Contact Service
    • LCD blank
    • Mati total
    • Salah satu data hilang dati menu
  7. EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory)
    Fungsi : Sebagai tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung dengan adanya arus listrik dari ponsel tersebut, karena sudah ada battery khusus atau arus listrik yang telah dimilikinya, biasanya komponen ini menyimpan data pabrik seperti IMEI1, IMEI2, Security Code, Versi program dan tanggal pembuatan. Namun untuk ponsel merk Nokia keluaran terbaru data yang terdapat pada komponen ini tidak dapat diubah.
    Trouble Shooting:
    • Mati total (software )
  8. MCU (Master Control Unit)
    Fungsi : Data yang ada di dalam ponsel yang terletak berada pada IC Audio, data ini bersifat permanen atau sudah dari pabrik, seperti : versi program ponsel, IMEI, tahun pembuatan, dan phone code.
    Trouble Shooting:
    • Mati total ( software )
  9. IC RAM
    Fungsi : Komponen ini pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data juga, tapi sifatnya hanya sementara, karena komponen ini cara kerjanya tergantung pada arus listrik yang terdapat dalam komponen tersebut. Jika ponsel dimatikan maka secara langsung data yang terdapat dalam komponen tersebut akan hilang dengan sendirinya. Komponen ini sangat berkaitan erat dengan aktifitas CPU. Semakin besar kapasitas dari RAM maka akan baik Dula kinerja dari CPU, tetapi jika RAM mengalami kerusakan maka CPU tidak bisa bekerja.
  10. IC Charging
    Fungsi : Komponen ini akan bekerja secara otomatis pada saat pengisian yang bekerja hanya untuk mengisi tegangan battery yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Pengontrol.
    Trouble Shooting:
    • No charging
    • Nyedot batre
  11. IC UI
    Fungsi : Sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU pada Vibrator, Buzzer, Led dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam ponsel.
    Trouble Shooting:
    • Mati total
    • Tidak ada getar
    • Dering mati
    • Led mati
  12. IC PA
    Fungsi : Sebagai pengontrol tegangan sinyal TX serta penguat akhir sinyal yang akan dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat pada ponsel.
    Trouble Shooting:
    • Sinyal keluar kemudian hilang
    • Tidak transmit
    • Mencari jaringan
    • Nyedot batre
    • Mati Total (Matot)
  13. IC RF (HAGAR)
    Fungsi : Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian dapat bekerja dengan baik. Komponen ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu: IF, Mixer, Osilator, Detektor, Enkoder, Dekoder, AFC, Tone Frequency dan Squelch.
    Trouble Shooting:
    • Mencari jaringan
    • Keluar salah satu jaringan
    • Mati Total (Matot)
    • Restart
    • Blank Putih pada LCD
  14. IC VCO (Voltage Control Oscilator)
    Fungsi : Sebagai osilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap sama dengan yang dipancarkan. Disamping itu piranti ini juga berfungsi sebagai pengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.
    Trouble Shooting:
    • Hanya salah satu kartu yang bias digunakan
    • Mencari jaringan ( serching )
    • Sinyal keluar kemudian hilang
  15. LCD (Liquid Crystal Display)
    Fungsi : Sebagai alat yang akan menampilkan semua aktifitas dan ponsel, sebagai media komunikasi baca dan tulis pada ponsel.
    Trouble Shooting:
    • Blank
    • Tulisan terbalik/berantakan
    • Pecah
  16. Keypad
    Fungsi : Sebagai peralatan input yang memberikan perintah data kepada CPU ponsel untuk diproses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang berkaitan dalam ponsel.
    Trouble Shooting:
    • Blank
    • Tulisan terbalik/berantakan
    • Pecah
  17. Battery
    Fungsi : sebagai sumber arus listrik yang diperlukan untuk memberikan arus listrik pada ponsel. Battery untuk ponsel ada beberapa macam, yaitu Nickel-Metal Hydrate (NiMH), Lithium-Ion (LiON), dan Lithium-Poly¬I RI- (LiPoly)
    Trouble Shooting:
    • Ngedrop
    • Pada saat melakukan panggilan, hp langsung mati
    • Lampu LCD berkedip kedip
    • Charging gagal

Masalah sinyal yang tidak stabil terkadang bisa memusingkan kita tatkala sedang membutuhkan fungsi ponsel untuk melakukan panggilan yang terhitung penting. Masalah sinyal sebenarnya disebabkan oleh 2 hal yakni, kualitas sinyal dari BTS operator yang lemah dan kondisi ponsel itu sendiri yang memang memiliki masalah di dalamnya. Jika pancaran sinyal BTS memang tidak memiliki masalah sama sekali maka bisa dipastikan, masalah yang terjadi disebabkan oleh ponsel.
Ponsel yang bermasalah dengan sinyal juga memiliki 2 kemungkinan. Masalah yang bersalah dari software atau hardware. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan software dengan tuning signal. Jika setelah melakukan tuning signal masih saja meiliki masalah, maka langkah terakhir adalah melakukan pergantian pada komponen switch antena, IC RF, PA, Audio dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan lemahnya sinyal ponsel.
Switch antena yang lemah, bukan berarti harus dilakukan pergantian. Jika memang dana yang dimiliki sangat terbatas, maka kita bisa melakukan jumper switch antena tanpa harus mengganti IC PA.
Peralatan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah :
  1. Solder berikut timah 0,3 mm
  2. Cairan Flux
  3. Kabel jumper 0,3 mm

Langkah-langkah yang harus dilakukan :
  1. Lepaskan casing ponsel sampai tinggal PCB/Board Ponsel
  2. Siapkan kabel jumper untuk disambung pada titik yang sesuai pada gambar, tepatnya di IC PA
  3. Pada gambar diatas, kami melakukan jumper pada ponsel 33XX
  4. Setelah melakukan jumper, satukan kembali bagian-bagian ponsel seperti semula.
  5. Ponsel sudah bisa digunakan dengan tangkapan sinyal yang lebih baik.
Trick jumper switch antena ini akan berpengaruh pada kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, yakni 900 MHz. Trick ini sangat berguna untuk menyiasati keterbatasan dana. Jika memang tidak ingin kehilangan kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, maka alternatifnya adalah melakukan pergantian IC PA dengan yang baru. 

Untuk Download Fersi Wordnya silahakan klik Di Sini